Archive for the ‘aEro’ Category

tikus got

Maret 12, 2009

by : aEro

boleh nanya? maaf, anda siapa ya?
tiba-tiba hadir serupa tikus got kabasarudisan
yang bebas lari kemana kehendak.
jujur, kami sedikit terganggu dan pastinya ada perasaan jijik..
anda menyentuh lahan yang tak seharusnya anda campuri.
jika anda berkepentingan, katakanlah.
utarakan secara lugas, straight to the point
jangan berputar-putar sok estetis.
bahasa anda terlalu hmmm… buat dipahami oleh manusia normal.

ada yang punya kamus bahasa tikus got kudisan?

Iklan

PANDORA PRADUGA

Agustus 3, 2008

By : aEro

Saya terpaksa turun gunung, setelah postingn salah seorang blogger (yg terus terang saya ga kenal & ga pernah kesana sebelumnya) memuat e-mail dari teman kami Julia.
Di e-mail itu julia memang panjang lebar bercerita, soal para penipu di dunia bloggerian. Tapi sebelumnya Julia sama sekali tak akan pernah menyangka kalo e-mail hasil mengumpulkan informasi dari desas-desus yang beredar itu akan di publish mentah-mentah tanpa tedeng aling-aling (dg disunting sedikit katanya??? Bah! Suntingan yg ga punya arti..)
Ketika mengirim e-mail itu, tujuannya hanya satu, berharap orang yang katanya merupakan chairman dalam suatu event & kabarnya ada dalam jajaran petinggi suatu institusi *entahapanamanya*, bisa memberi warning pada para blogger lainnya secara bijak. buka kotaknya duga isinya

barongan itu bernama reog ponorogo

November 27, 2007

By : aEro

Usaha untuk menjadikan reog sebagai trademark Kabupaten Ponorogo sedang dilakukan agar nasibnya tidak seperti tempe yang hak patennya justru dimiliki oleh Jepang. Kompas Cyber Media

visitmalingsia.jpgakhirnya kejadian juga kan? kalo gini siapa yang salah coba? gak usah nyalahin siapa-siapa kali yaw!! cukup sadar diri aja, kalo bukan milik sendiri ya jangan diaku-aku, malu atuh. tadi udah liat-liat pangkal masalah dari ribut-ribut klaim-mengklaim, di situs ini. rupanya ini yang jadi masalah!! di situ ada foto yang mirip reog bertuliskan malaysia, mereka sih menyebutnya barongan.

menurut sumber itu juga, katanya tarian barongan ini menggambarkan pada masa nabi sulaiman, saat para kaum binatang bisa bercakap-cakap. suatu ketika seekor harimau melihat burung merak sedang mengembangkan bulu ekornya. trus, sadar kalo harimau memandanginya, si merak lantas melompat ke kepala harimau, dan merekapun teruslah menari.

tapi, kok kayaknya maksa banget yah!!! apa cuma dihubung-hubungkan aja? biar kesannya ga sama dengan reog, yang berlatar belakang budaya Jawa?.

Arogansi? ngerasa superior? tapi miskin kreatifitas, makanya tindak-tanduknya seenaknya aja. padahal kemaren baru aja, lagu rasa sayang di akuin milik dia juga, padahal dimana melayunya? itukan lagu made in ambon!

masih di situs itu, di direktori tari-tarian melayu ada kecantum kuda kepang (kuda lumping). tapi keterangannya menyatakan bahwa itu emang asli produk jawa. jadi bukan melayu dong!! tapi kok masuk ke ke direktori tarian melayu?! aneh.

Visit malaysia 2007… promonya gencar banget tuh ke luar negeri, tapi sayang yang jadi andalan bukan produk budaya sendiri. hasil nyomot dari rumah tetangga.

truly asia? See!! slogannya aja psikopat banget. wajarkan kalo semua yang ada di asia diakuin semua punya dia.

tulisan terkait berdasar tema

Reog Malaysia Asli Buatan Indonesia
Masihkah Reog Ponorogo seperti Dulu?
Perajin Reog Ancam Hentikan Kiriman Dadak Merak ke Malaysia
Reog Ponorogo Diklaim Malaysia
Seribu Warok Reog akan Demo Malaysia
Barongan Malaysia Bukan Reog Ponorogo

Disclaimer :

Posting ini bersikap subyektif dan tidak mengajak siapapun buat setuju dengan apa yang ditulis diatas.

jika ingin bunuh diri, jangan bunuh orang lain

November 24, 2007

by aEro

rokok1.jpghisapannya semakin dalam, tampak sekali dia menikmati hisapan demi hisapan yang
dilaklukannya, membiarkan semua ujung saraf perasanya bersinggungan dengan asap yang mengalir menuju paru-paru. meresapi tiap hisapan, secara perlahan. siang yang panas, dia seakan tak peduli seraya menghembuskan asap hitam mengepul dari mulutnya. orang-orang di sekitarnya dipaksa menghirup racun nikotin yang dihembuskannya. benar-benar tak tahu diri!.

“gak punya otak apa ya? ini kan bus umum, merokok seenak perutnya” kata seorang ibu yang duduk di depanku
“otaknya sudah jadi gumpalan asap bu, wajar kalo dia gak mikir” timpal perempuan muda yang duduk di sampingnya

***

pemandangan begitu akan mudah dijumpai dimana-mana, bukan perkara aneh. wajar jika mereka (para perokok) itu sudah tak ambil pusing terhadap orang-orang yang ada di sekitarnya. sementara mereka saja tidak menemukan alur logika untuk mengenali ke-sampah-an rokok itu. teman-teman saya mengakui bahwa rokok dapat mengurangi gejala stress. tapi, yang terjadi justru akumulasi penyebab stress.

silahkan merokok, itu hak anda. tapi, jangan rebut hak orang lain untuk menikmati udara bersih dan sehat.

***

udara makin panas, bis butut yang rombeng khas angkutan jogja ini berjalan merayap. asap makin mnegepul, bercampur dengan debu yang berterbangan.

“ehh mas, jangan seenaknya aja dong ngerokok, ini tuh tempat umum” tiba2 saya membentak!! tapi dengan suara yang tak keluar, hanya gerutuan di dalam hati. tak punya nyali!

bodoh!!

bis tetap berjalan pelan, asap makin pekat, udara semakin panas.